”
Jika modal anda 1.000 , lalu anda bisnis dan ternyata hasilnya saat ini
rugi 999 . Jika dibiarkan ada kemungkinan bisnis anda rugi sampai
1.200. Pertanyaannya siapa yang mau menanggung kerugian 200 jika bisnis
anda dibiarkan terus, padahal modal anda hanya 1.000 ? jawabnya TIDAK
ADA yang mau menanggung kerugian itu. Oleh karena itu bisnis anda harus
ditutup secara paksa agar yang rugi hanya anda sebesar modal anda yaitu
1.000 “
”
Broker forex akan menutup paksa transaksi yang anda lakukan jika
kerugiannya hampir sama sebesar modal anda agar broker tidak menanggung
kerugian akibat transaksi anda. Itulah yang disebut Margin call”
Margin Call
Margin call berarti likuidasi secara
“paksa” yang dilakukan oleh broker karena account anda tak memiliki dana
yang cukup untuk mengcover/menutupi posisi anda yang merugi.
Dasar untuk menentukan Margin Call biasanya ada 2 yaitu :
I. Margin Level
Sistem margin level digunakan pada platform MetaTrader.
Misalnya broker menentukan Margin Call terjadi jika Margin Level 5% , maka ketika Equity = 5% x “Margin yang digunakan”
, margin call akan terjadi. Sehingga satu per satu posisi yang terbuka
akan ditutup otomatis oleh broker hingga dana trader cukup untuk
mengcover loss .
Rumus perhitungan margin level adalah :
Margin Level = Equity / Margin yang digunakan
Equity merupakan Balance anda setelah ditambah/dikurangi profit & loss berjalan .
Pada platform MetaTrader, seorang trader
tak perlu menghitung Margin Level secara manual, karena bila ada open
posisi otomatis Margin Level akan nampak pada Tab “Trade” dalam satuan
persen (%). Yang perlu trader lakukan adalah menjaga agar Margin Level
tidak mendekati batas Margin Call broker. (misalnya 5%)
II. Modal awal – Margin – Loss = 0
Ada juga broker yang menentukan margin call bila Modal awal – Margin yang digunakan – Loss total = 0. Artinya akan terjadi margin call jika free margin anda benar – benar habis.
Ada juga broker yang menentukan margin call bila Modal awal – Margin yang digunakan – Loss total = 0. Artinya akan terjadi margin call jika free margin anda benar – benar habis.
Misalnya : Anda deposit modal sebesar
$500. Jika anda membuka 1 posisi trading GBP/USD sebesar 1 lot (100.000)
dengan leverage 1:500 membutuhkan margin sebesar $200. Maka modal yang
ditahan sementara sebagai jaminan (margin) untuk membuka 1 lot gbp/usd
adalah $200.
Jadi sisa margin anda tersebut untuk menahan loss adalah : $500 – $200 = $300
Jika arah market berlawanan dengan
prediksi anda , dan floating loss (rugi) anda mencapai $300 maka tak ada
margin / dana tersisa untuk menahan loss, sehingga satu per satu posisi
anda akan ditutup otomatis oleh broker. Kemudian margin $200 yang
dilock sementara sebagai jaminan untuk open 1 posisi GBP/USD tersebut,
akan kembali masuk ke account anda setelah posisi anda di close .
Sehingga margin anda tersisa $200 saja .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar