Minggu, 12 Juli 2015

Sistem Manajemen Emosi

Seperti diketahui emosi sangat berperan dalam menentukan hasil trading kita. Ketidakmampuan mengendalikan dan mengatur emosi bisa berakibat fatal. Karena emosi seseorang cenderung berubah-ubah, diperlukan sebuah sistem untuk mengatur dan mengendalikannya. Sistem management emosi (SME) atau emotion management system adalah salah satu dari 3 pilar utama dalam rencana trading, di samping sistem trading dan sistem money management.





Pengaturan dan pengendalian emosi adalah sebuah sub-system yang mesti Anda rencanakan. Perencanaan yang utama adalah harus bisa meredam sekuat mungkin emosi-emosi destruktif (destructive emotions) yang bisa membuat Anda menyimpang dari sistem, dan memperkuat emosi-emosi yang menguntungkan (beneficial emotions) yang bisa membuat Anda tetap berpegang pada sistem.

Jadi emosi yang sangat mungkin akan membuat Anda keluar dari sistem trading dan sistem money management harus Anda redam, meski tidak bisa dihilangkan sama sekali, dan emosi yang membuat Anda selalu cenderung mengikuti ke 2 sistem tersebut mesti Anda perkuat. Hendaknya Anda selalu berlatih untuk menonjolkan emosi yang menguntungkan ini ketika trading.

Dasar dari SME adalah tiap jenis emosi yang timbul menggunakan cadangan energi mental yang jumlahnya terbatas dan yang seharusnya tidak dihamburkan untuk hal-hal yang merugikan. Emosi adalah transformasi secara mental dari ide ke tindakan, oleh sebab itu diperlukan energi mental. Sebenarnya hasil trading Anda tidak berhubungan langsung dengan mental, hanya emosi akibat trading bisa melukai Anda secara mental.

Energi mental sangat diperlukan untuk mewujudkan sistem trading dan sistem money management, dan semestinya tidak dihamburkan untuk menanggapi emosi-emosi destruktif yang tidak bermanfaat bagi trading. Jika kita telah tahu kenyataan bahwa pergerakan harga pasar didistribusikan secara acak, maka kita tidak perlu risau pada hasil trading selama kita tetap berpegang pada sistem trading dan sistem money management yang telah teruji.

Emosi-emosi destruktif
Emosi destruktif yang paling kuat dan berbahaya adalah takut kehilangan uang. Rasa takut ini berasal dari kesadaran yang telah terprogram bahwa uang bagi kita terbatas dan merupakan komoditi yang sangat berarti. Tak bisa dipungkiri hampir semua orang menganggap uang sebagai simbol kehidupan dan kemerdekaan. Asosiasi ini secara mental sangat kuat sehingga kita cenderung mempunyai mekanisme otomatis untuk bertahan mati-matian guna melindungi komoditi yang sangat berharga ini. Ketakutan inilah yang menyebabkan trader menutup posisi sebelum waktunya (premature exit), atau memperkecil position size dari yang seharusnya direkomendasikan oleh sistem money management-nya, karena takut rugi. Biasanya hal ini terjadi setelah mengalami kerugian yang beruntun.

Emosi destruktif lainnya adalah serakah. Ini juga berasal dari kesadaran yang telah terprogram tentang begitu pentingnya memperoleh uang. Banyak trader yang merubah level target profitnya di tengah jalan, atau membiarkan posisi yang sedang profit terbuka dan tidak mematuhi aturan sistem trading yang digunakan. Yang agak ekstrem, trader takut kehilangan kesempatan masuk pasar hingga tanpa adanya sinyal ia membuka posisi trading, atau dengan tiba-tiba memperbesar position size dari yang seharusnya karena mengharapkan keuntungan yang lebih besar. Biasanya hal ini terjadi setelah trader memperoleh keuntungan yang berturut-turut.

Untuk mengatasi ke 2 jenis emosi destruktif tersebut Anda seharusnya:
  • Mengetahui bahwa ke 2 jenis emosi itu memang ada pada diri Anda sehingga Anda bisa mengantisipasi setiap kali salah satu dari ke 2 jenis emosi itu muncul ke permukaan.
  • Mengetahui bahwa pergerakan harga pasar didistribusikan secara acak sehingga Anda tidak akan pernah bisa memastikan trade mana yang akan profit dan mana yang akan loss.
  • Percaya bahwa sistem trading dan sistem money management yang Anda gunakan adalah yang terbaik. Jika Anda tidak mematuhi sistem tersebut berarti Anda tidak mempercayai diri Anda sendiri. Dan bila Anda kehilangan kepercayaan diri, Anda semestinya berhenti trading hingga kepercayaan Anda kembali pulih.  


Emosi yang menguntungkan

Selalu percaya pada sistem trading dan sistem money management yang digunakan adalah emosi yang sangat menguntungkan. Anda akan selalu mengikuti sistem tersebut sehingga eksekusi trading yang Anda lakukan benar-benar akurat sesuai dengan aturan sistem yang telah Anda buat. Emosi inilah yang seharusnya Anda latih sebelum benar-benar terjun ke pasar riil. Sebaliknya kurang percaya pada sistem trading akan menyebabkan eksekusi yang Anda lakukan selalu menyimpang dari aturan sistem yang pada akhirnya akan mempengaruhi kestabilan emosi Anda.
                                                     

Faktor disiplin sangat penting dalam trading, dan ini bisa diukur dari kualitas eksekusi yang sesuai dengan aturan sistem trading. Jika dibuat rumusan, disiplin adalah: (kepercayaan pada metode trading) atau (eksekusi sesuai sinyal trading yang tidak dilakukan). Semakin banyak sinyal trading yang Anda abaikan maka akan semakin kurang kepercayaan Anda pada sistem trading yang telah Anda buat, yang berarti Anda semakin tidak disiplin. Jika ini terus berlanjut maka Anda akan kehilangan kepercayaan terhadap sistem trading dan sistem money management yang telah Anda uji. Disiplin untuk selalu berpegang pada sistem trading sangat diperlukan terutama saat Anda mengalami kerugian yang berturut-turut (losing streaks).

Untuk memperkuat jenis emosi yang menguntungkan ini Anda harus bisa menghindari keterlibatan emosi pada setiap trade yang Anda lakukan. Secara emosional Anda harus bisa bersikap sama baik pada saat profit maupun pada saat loss. Dalam jangka panjang, sistem trading dan sistem money management yang Anda gunakan dan telah teruji tentu akan menghasilkan profit.

Metode manajemen emosi
Agar bisa memperkuat emosi yang menguntungkan, Anda harus memprogram kembali pikiran bawah sadar Anda untuk selalu berpegang pada sistem trading yang telah Anda buat. Salah satu cara adalah dengan menanamkan orientasi pada sistem trading bukan pada posisi trading. Tidak peduli apakah pergerakan harga sekarang sedang akan break high atau break low jika sistem trading Anda tidak menunjukkan sinyal buy atau sell maka seharusnya Anda tidak bereaksi. Selain itu selalu tanamkan bahwa sistem trading dan sistem money management yang Anda gunakan hasilnya akan Anda peroleh dalam jangka panjang.

Pergeseran cara berpikir tersebut bisa Anda lakukan dengan:
- Anda akan puas jika trade sesuai sinyal trading daripada puas karena profit yang akan Anda peroleh dari sebuah posisi yang Anda buka.
- Anda akan selalu melihat pada perkembangan balance account Anda dalam jangka panjang daripada melihat hasil tiap trade yang Anda lakukan.
- Anda akan takut kehilangan kesempatan trade sesuai sinyal trading daripada takut rugi pada setiap trade yang Anda lakukan.

Jika Anda selalu berpikiran negatif, dengan sistem trading apapun Anda akan sulit menghasilkan profit dalam jangka panjang. Selain itu diperlukan latihan dan waktu yang tidak sebentar untuk bisa mengatur dan mengendalikan emosi Anda dalam trading.

Sumber : www.forexhit.com - Emotion Management System

Arti Berita Fundamental


ARTI BERITA – BERITA EKONOMI DALAM ANALISA FUNDAMENTAL
All Industries Index 
Indeks ini menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua indeks perindustrian.
Average Hourly Earnings
Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat pula dijadikan indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.
Business Inventories 
Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual.
Merupakan salah satu komponen dalam perhitungan GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.
CBI Survey 
Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal bagi semua. CBI menerbitkan survei tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan ekspor/impor.
Chicago PMI (Purchasing Managers’ Index) 
Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup survey meliputi baik sektor indusri, maupun sektor non-industri (yang jarang disadari oleh para pelaku pasar).
PMI sendiri merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja.
Angka indeks di atas 50 berarti sektor bisnis mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur aktivitas produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.
Consumer Confidence 
Data ini mengukur tingkat optimisme konsumen terhadap performa perekonomian. Pada umumnya, Consumer Confidence akan tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan GDP tinggi. Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.
Consumer Price Index (CPI) 
Adalah data yang mengukur rata-rata perubahan harga yang dibayarkan oleh konsumen (dalam rata-rata) untuk sekelompok barang dan jasa tertentu. CPI merupakan indikator inflasi yang paling umum digunakan dan dianggap juga sebagai indikator keefektifan kebijakan pemerintah. Naiknya CPI mengindikasikan naiknya tingkat inflasi yang akan menyebabkan turunnya harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Tidak seperti indikator inflasi lainnya, yang hanya mencakup barang- barang produksi lokal, CPI juga mencakup barang-barang impor. Kelemahannya ada pada kecilnya jumlah sampel yang diambil. Para analis biasanya lebih fokus pada Core (Inti) CPI, varian dari CPI yang tidak mencakup komponen-komponen yang perubahan harganya paling tidak stabil. Core CPI dinilai lebih akurat dalam mengukur tingkat inflasi.
Current Account 
Adalah selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan. Dalam perhitungannya, Current Account tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indikator tren perdagangan luar negeri.
Durable Goods Orders 
Adalah data yang menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk kategori tahan lama (barang yang usia manfaatnya 3 tahun atau lebih).
Existing Home Sales
Adalah sebuah laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali rumah.
Factory Orders 
Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal. Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.
Federal Open Market Committee (FOMC) 
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam sistem Federal Reserve. Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.
FOMC Minutes 
Adalah pengumuman dari Federal Reserve yang menjelaskan tentang pertemuan yang diadakan lembaga penentu kebijakan moneter Amerika ini sebelumnya.
Gross Domestic Product (GDP) 
Mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut. GDP terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor. Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis:
1) advanced – rilis pertama.
2) preliminary – revisi pertama.
3) final – revisi kedua dan terakhir. Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.
Help-wanted Index. 
Adalah indeks yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 51 koran yang tersebar di seluruh Amerika Serikat. Ketua Federal Reserve, Alan Greenspan, seringkali membicarakan dan mengamati indeks ini, sebab indeks ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.
H I C P 
Kurang lebih sama dengan Consumer Prices Index (CPI). Merupakan indikator inflasi yang dipakai oleh European Central Bank (bank sentral Eropa).
Housing Starts & Building Permits 
Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah pembangunan unit perumahan baru per bulannya. Sebagian besar data Housing Starts dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permits) untuk pembangunan rumah. Data ini termasuk indikator utama. Pentingnya data ini terletak pada kemampuannya untuk memicu perubahan kondisi perekonomian, memprediksi perubahan tingkat pertumbuhan. Turunnya jumlah unit perumahan baru dapat memperlambat perekonomian dan mendorong ke arah resesi. Sebaliknya, peningkatan pada jumlah unit perumahan baru
mengindikasikan tumbuhnya perekonomian.
Peningkatan bulanan yang melebihi perkiraan diartikan sebagai indikasi naiknya tekanan inflasi.
IFO Survey 
Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per bulan oleh Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman, indeks IFO secara umum dinilai sebagai indicator penting tentang aktivitas perekonomian, dan terkenal kehandalannya dalam mengindikasikan perubahan tren pada tingkat pertumbuhan
perekonomian Jerman. Responden survey ini meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.
Industrial Production 
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain).
Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Industrial Production & Capacity Utilization 
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial
Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca).
Sementara Capacity Utilization merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Data ini naik-turun sejalan dengan siklus bisnis. Naiknya tingkat
produksi akan menyebabkan naiknya juga data ini. Namun, sangat tingginya tingkat kesulitan dalam menyusun data ini menyebabkan market kurang mempercayai tingkat akurasinya Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Industrial Production & Manufacturing Production 
Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain). Manufacturing Production, komponen terbesar dari data Industrial
Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan (contohnya perubahan cuaca). Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, yang pada gilirannya nanti akan
menyebabkan turunnya harga-harga obligasi dan naiknya tingkat suku bunga.
Institute for Supply Management (ISM) Index 
Sebelumnya dikenal dengan NAPM, efektif berubah sejak Januari 2002.
Merupakan survei penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh Institute for Supply Management (ISM). Laporan biasanya dikeluarkan pada hari pertama kerja pada tiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detail tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain.
Survei ini dikenal dengan keakuratan timeliness (jangka waktu) nya, luasnya informasi yang ada, dan angka yang tertera pada headline-nya merupakan fungsi dari enam komponen utama : pembayaran harga, order baru, supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment. Perlu dicatat, ketiga komponen terakhir merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara tiga komponen sebelumnya merefleksikan
kekuatan demand (permintaan).
Dapat dilihat bagaimana trend relatif antara dua kelompok tersebut (supply dan demand) menggambarkan balance antar dua kekuatan tersebut, dan hal ini memberikan pandangan bagi kebijakan-kebijakan Federal Reserve.
Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut, angka 50 atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang, sementara angka di bawah 50 menunjukan adanya penyusutan.
Leading Indicators 
Adalah gabungan dari beberapa indikator ekonomi lainnya. Indeks ini disusun untuk mendapatkan sinyal tentang tren perekonomian yang lebih up-to-date (terkini) dan konsisten.
M4 – Money Supply 
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian. Merupakan jumlah dari:
Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas;
Jumlah pinjaman dari bank, kepada perseorangan, perusahaan dan bank-bank lain;
Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah.
Para pakar moneter meyakini bahwa Money Supply ini adalah indikator yang bagus untuk memprediksi tingkat inflasi. Namun, korelasinya menjadi tidak dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80’an.
Net Capital Flows 
Adalah data yang menghitung selisih bersih dari total dana/modal yang masuk dan keluar.
New York Empire State Manufacturing Index 
Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini mewakili berbagai macam sektor industri.
Personal Consumption Expenditures (PCE) 
Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang-barang dan jasa. Komponen data ini terdiri dari pengeluaran- pengeluaran rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis
barang baik tahan lama, tidak tahan lama, maupun jasa.
Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey) 
Adalah survey bulanan terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey dan Delaware. Perusahaan yang disurvey mengindikasikan perubahan pada seluruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian mereka. Yang ditanyakan meliputi tenaga kerja, jam kerja, pesanan-pesanan, persediaan
barang, pengiriman, pembayaran-pembayaran dan penerimaan-penerimaan.
Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol.
Data ini dianggap sebagai indikator perubahan yang bagus dalam segala hal yang berhubungan dengan industri. Dinilai akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.
Purchasing Managers’ Index (PMI) 
PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.
Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.
Productivity 
Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per unit. Menggabungkan input buruh dan modal. Harga unit dari komponen buruh adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah. Pentingnya produktivitas telah berkembang beberapa tahun terakhir sejak Federal Reserve telah mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat inflasi.
Producer Price Index (PPI) 
Adalah sekumpulan indeks yang menghitung tingkat perubahan harga jual barang dan jasa pada periode waktu tertentu yang diterima oleh para produsen domestik. Singkatnya, PPI mengukur tingkat perubahan harga dari perspektif penjual.
Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tekanan inflasi. Tetapi karena memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.
PSNCR – Public Sector Net Cash Requirement 
Adalah jumlah uang yang harus dipinjam pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. Sebab pemerintah seringkali mengeluarkan lebih dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk menambah kekurangannya adalah dari meminjam.
Real GDP 
Para pakar makroekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya (Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.
Retail Sales
Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan komponen pengeluaran untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun daripenjualan bulan sebelumnya.
Tertiary Index 
Adalah data yang menghitung tingkat permintaan sektor jasa.
TICS / Foreign Purchases of US Securities 
Adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.
Trade Balance
Trade balance adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebihi ekspor).
Unemployment Rate 
Adalah persentase dari mereka yang aktif mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Meski merupakan data yang sangat umum dikenal (karena simple dan ada implikasinya dengan politik), Unemployment Rate relatif kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (seringkali terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).
University of Michigan Consumer Sentiment Index 
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. Merupakan indikator kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan.
Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.
Data survey diambil dengan cara mengeposkan kuesioner ke 5.000 rumah tangga di seluruh negeri sebagai sampel yangmewakili, kurang lebih 3.500 diantaranya merespon. Kuesioner tersebut berisi 5 pertanyaan yaitu (1) rating kondisi usaha di lingkungan rumah tangga tersebut, (2) rating kondisi usaha dalam enam bulan, (3) ketersediaan lapangan
kerja di lingkungan rumah tangga tersebut, (4) ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan, dan (5) penghasilan keluarga dalam enam bulan.
Consumer Confidence ini berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi.
Pasar-pasar finansial menerjemahkan naiknya angka indeks ini sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.
Weekly Initial Jobless Claims 
Adalah rata-rata per minggu jumlah klaim baru untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. Data ini menyediakan laporan yang up-to-date, meski juga seringkali keliru, tentang tren perekonomian, dengan peningkatan (penurunan) pada data ini berpotensi mengindikasikan terjadinya pelambatan (percepatan) tingkat pertumbuhan tenaga kerja.
Karena dirilis mingguan, data ini bisa menjadi sangat sensitif dan fluktuatif. Para analis lebih memilih rata-rata pergerakan per 4 minggu dari data ini untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
ZEW Current Situation dan Economic Sentiment 
Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.
Dengan mengetahui arti berita ekonomi ini saya harap anda lebih mengetahui tentang waktu trading , karena stiap berita ekonomi masing-masing menimbulkan efek yang berbeda pada gerak market, maka ketika berita itu muncul anda bisa memilih sikap apakah menunggu efek berita reda atau bertransaksi menunggangi efek berita itu .

Analisa Fundamental


Analisa fundamental adalah analisa yang mengandalkan berita-berita yang terjadi di pasar dunia. Atau yang sedang beredar di market. Kandungan berita ini menjadi penggerak emosi market trader untuk menentukan nilai suatu mata uang, saham, atau instrumen yang lain.
Salah satu contohnya adalah kenaikan suku bunga Bank Sentral oleh The Fed (bank sentralnya US) dapat berarti menguatnya Dollar. Naiknya harga petrolleum akan mengerek saham-saham yang berhubungan dengan komoditas, dsb. Jika anda tidak menyukai analisa yang rumit-rumit(hitungan, grafik, dsb), maka kini saatnya anda untuk mempelajari analisa fundamental ini.
Untuk mempelajari analisa fundamental dengan benar maka anda harus mempelajari ilmu ekonomi, financial secara makro. Misalnya mengapa kenaikan suku bunga dapat menjadikan nilai mata uang menguat. Disini tidak akan dijelaskan secara mendetail tentang hukum-hukum ekonomi tersebut. Namun ada beberapa berita(indikator ekonomi) yang sekiranya dapat anda gunakan sebagai acuan.
Kondisi politik & perekonomian Amerika sangat berpengaruh kepada kondisi perekonomian dunia, karena itu news dan data ekonomi AS sering dijadikan sebagai acuan oleh para investor terhadap pergerakan mata uang utama dunia.

Indikator ekonomi Naik / Turun US $
1 Average Earning Naik Menguat
2 Balance of Payment Naik Menguat
3 Budget Deficit Turun Menguat
4 Business Inventories Turun Menguat
5 Capacity Utilization Naik Menguat
6 Car Sales Naik Menguat
7 Chicago PMI (Purchasing Management Index) Naik Menguat
8 Constuction Spending Naik Menguat
9 Consumer Confidence Index (CCI) Naik Menguat
10 Consumer Credit (CI) Naik Menguat
11 Consumer Price Index (CPI) Naik Menguat
12 Consumer Spending (Expenditure) Turun Menguat
13 Cost of Living Naik Menguat
14 Current Acount Turun Menguat
15 Corporate Profit Naik Menguat
16 Deflasi Naik Menguat
17 Discount Rate Naik Menguat
18 Durabel Goods Orders Naik Menguat
19 Econimic Monetary System (EMS) Naik Menguat
20 Factory Orders Naik Menguat
21 Federal Budget Naik Menguat
22 Federal Reserve Fund Naik Menguat
23 Gross Domestic Product (GDP) Naik Menguat
24 Gross National Product (GNP) Naik Menguat
25 Housing Start Naik Menguat
26 Industrial Productions Naik Menguat
27 Invisible Trade Turun Menguat
28 Jobless Claims Turun Menguat
29 Leading Indicator Naik Menguat
30 Money Supply (M1, M2, M3, M4) Naik Menguat
31 National Association Naik Menguat
32 (NAPM) Naik Menguat
33 Non Farm Payrolls Naik Menguat
34 Personal Expenditure Naik Menguat
35 Personal Income Turun Menguat
36 Prime Rate Naik Menguat
37 Product Price Index (PPI) Naik Menguat
38 Public Sector Debt Repayment Naik Menguat
39 Retail Sales Turun Menguat
40 Trade Balance Naik Menguat
41 Trade Devicit Turun Menguat
42 Trade Weighted Index Turun Menguat
43 Unemployment Rate Turun Menguat
44 Unit Labour Cost Naik Menguat
45 Value Added Tax Naik Menguat
46 Visible Trade Naik Menguat
Setelah anda mengetahui hal ini, pertanyaaanya adalah dimana saya bisa memperoleh data2 atau berita tersebut. Anda tidak perlu repot-repot, dengan berkembangnya internet Anda dapat memperoleh data/berita2 dengan sangat cepat dan mudah.

Analisa Forex


Analisa adalah kegiatan memperhitungkan , menimbang , dan mengukur kejadian atau data masa lalu dan sekarang untuk memprediksi arah pergerakan harga di masa depan .
Ada dua jenis analisa yang dikenal dalam dunia trading yaitu :
1. Analisa Fundamental
Secara instan analisa fundamental adalah analisa yang didasarkan pada kondisi serta berita ekonomi yang terjadi pada suatu Negara saat ini.
2. Analisa Teknikal
Secara instan analisa teknikal adalah analisa yang didasarkan pada data grafik pergerakan harga dimasa lalu.
Dari masing-masing analisa tersebut ,keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan dibandingkan satu sama lain.
Namun pada prinsipnya kedua jenis analisa ini sama-sama membantu trader untuk mengambil keputusan apakah BUY atau SELL .
Dua jenis forex analysis ini akan dibahas secara detail pada belajar forex bagian selanjutnya.

Jenis Trader dan Entry Point



Anda mau tahu tentang Jenis Trader dan Entry Point ? Pada belajar forex kali ini akan dibahas tentang Jenis Trader dan Entry Point nya .
trader forex
Ada beberapa jenis trader dilihat dari entry pointnya yaitu :
1. Bottom Buyer Top Seller
Strategy ini bisa dibilang scalper,cocok untuk kondisi market yang bergerak mendatar.
Indikator yang diperlukan adalah jenis Oscillator yang dapat mendeteksi kejenuhan pasar.
Aturan mainnya adalah :
BUY ketika harga berada di sekitar support,dan indikator menunjukan telah jenuh jual. Lebih bagus jika muncul candle /bar jenis pembalikan seperti Hammer.
SELL ketika harga berada disekitar resistance ,dan indikator menunjukan jenuh jual. Lebih bagus jika muncul candle pembalikan.
buy bottom sell top

2. BREAKOUTER
Breakout biasanya terjadi setelah market yang bergerak sideway.Breakout menunjukan antusiasme yang tinggi dari pembeli atupun penjual.
Sebelum breakout biasanya di dahului oleh false signal ,lembah yang lebih tinggi dari sebelumnya,puncak yang lebih rendah dari sebelumnya,atau ada indikator yang menunjukan jenuh beli/jual pada market yang datar.
Aturan mainnya adalah :
BUY ketika harga berhasil menembus resistance disertai Volume yang besar dan Volatilitas yang tinggi.
SELL ketika harga berhasil menembus Support disertai Volume yang besar dan Volatilitas yang tinggi .
3. TREND FOLLOWER
Trading dengan mengikuti trend sangat cocok untuk jangka panjang. Terbentuknya tren ditandai dengan adanya lembah yang semakin meninggi atau puncak yang semakin merendah.Trend normalnya memiliki kemiringan 45 derajat.Jika trend terlihat sangat curam,ini menunjukan akan segera dibalikkan.
Aturan mainnya adalah :
BUY sesaat setelah terbentuk lembah yang semakin tinggi dari lembah sebelumnya.Sangat lebih baik jika indikator jenis trending menunjukan bahwa trend naik sedang terjadi.
SELL sesaat setelah terbentuk puncak yang semakin rendah dari puncak sebelumnya.Juga lebih baik jika indikator jenis trending menunjukan sedang terjadi trend turun dan atau indikator jenis oscilator menunjukan bahwa harga baru saja keluar dari zona jenuh beli.
trend follower

4. CORRECTER 
Strategy ini adalah temuan seorang trader bernama Edi Marsel ,strategy ini cocok digunakan ketika trend kuat atau jangkan panjang terjadi.
Trend yang kuat mempunyai satu arah,sehinga ketika arah grafik berbalik tanpa ada tenaga,arah grafik akan dikembalikan seperti semula mengikuti trend yang sedang terjadi.
Aturan mainnya dalah :
BUY ketika trend kuat terjadi dan harga berada di sekitar support.Lebih baik jika grafik menunjukan pelemahan dan indikator oscilator menyatakan telah jenuh jual.
SELL ketika trend kuat terjadi dan harga berada di sekitar Ressistance.Lebih baik jika grafik menunjukan pelemahan dan indikator oscilator menyatakan telah jenuh beli
correcter
Dengan mengetahui beberapa entry point ini , silahkan anda tentukan mana yang paling mudah dan cocok untuk trading anda. Jenis trader manapun bukan masalah, yang menjadi masalah jika anda tidak memiliki gaya trading.

Forex Gap Formation




GAPS
Gaps adalah celah diantara penutupan candle yang satu dengan pembukaan candle yang berikutnya.
Gaps biasa terjadi karena tarlalu banyak dan membanjirnya Order Beli atau Jual .Sehingga gaps ini mencerminkan potensi kekuatan pergerakan yang akan terjadi kemudian.

Ada 4 (empat) jenis gaps yaitu:
1. Common Gaps
Adalah gaps yang muncul di sekitar support atau resistance ,sehingga biasanya akan cepat tertutup karena terbentur support atau resistance.
Namun sebenarnya penutupan gaps ini adalah dalam rangka menghimpun kekuatan untuk bergerak lebih panjang.Oleh karena itu biasanya setelah terjadi penutupan common gaps ini terjadi pula pergerakan panjang .
common-gap
2. Breakway Gaps
Adalah Gaps yang terjadi muncul setelah berhasil menembus support atau resistance yang kuat. Bisa juga dikatakan ini adalah bentuk lain dari Breakout. Namun karena terlalu kuat tekanannya, maka terjadilah Gaps.
breakaway-gap
3. Runaway Gaps
Adalah Gaps yang terjadi sebagai bentuk kelanjutan tekanan yang kuat pada saat harga bergerak tajam.
runaway-gap
4. Exhaustion Gaps
Adalah Gaps yang terjadi di ujung sebuah trend. Oleh karena itu Exhaustion Gaps biasanya terjadi setelah trend panjang terbentuk atau terjadi pada kondisi jenuh.
Exhaustion gaps dapat pula dijadikan sebagai signal berakhinya sebuah trend .
exhaustion-gap


batas 5

Jenis Trend Forex

Secara instan Trend adalah kecenderungan pergerakan harga dalam rentang waktu yang panjang. Pergerakan harga secara umum dibagi menjadi 4 yaitu :
Trend Naik (bullish)
Adalah kondisi dimana pergerakan harga memiliki kecenderungan untuk terus bergerak ke atas.Trend naik ditandai dengan adanya dua titik terendah yang semakin meninggi.
bullish
Trend Turun (bearish)
Adalah kondisi pergerakan harga yang menurun dan memiliki kecenderuangan untuk terus berlangsung menurun sampai terjadinya pembalikan arah.
Trend turun ditandai dengan dua titik tertinggi yang semakin merendah.
bearish
Trend Mendatar (sideaway)
Adalah kondisi pergerakan harga yang cenderung untuk bolak balik naik turun dalam rentang harga tertentu.Hal ini menunjukan bahwa para trader sedang menunggu konfirmasi ataupun sedang mengalami kebingungan.
sideways
Pergerakan Tanpa arah
Adalah kondisi dimana gerakan harga tidak membentuk sebuah trend dan tidak beraturan. Hal ini sering disebabkan oleh tidak adanya berita ekonomi yang dirilis pada hari itu.Sehingga para tarder kecil terombang ambing oleh trader besar.
chaos

Garis Support dan Resistance



SUPPORT & RESISTANCE
Support adalah suatu tingkat harga dimana biasanya terjadi tekanan jual yang diimbangi oleh pembelian ,sehingga harga menjadi balik arah ketas.
Support dibentuk dengan menggambarkan garis yang menghubungkan minimal 2 (dua ) titik terendah yang sejajar.
Resistance adalah suatu tingkat harga dimana biasanya tekanan beli diimbangi oleh kenaikan penjualan,sehingga kenaikan harga dapat tertahan ,bahkan menjadi balik arah kebawah.
Resistance dibentuk dengan menggambarkan minimal 2(dua0 titik tertinggi yang sejajar.
support
Garis support yang berganti fungsi menjadi garis resistance disebut dengan base line atau garis pijakan . Begitu juga sebaliknya garis resistance yang beralih fungsi jadi support disebut dengan base line.
Base line ini berfungsi sebagai pijakan untuk market bergerak lebih jauh lagi .

Pola Grafik Analisa Teknikal



Mau tahu tentang Pola Grafik Analisa Teknikal ? Dibawah ini dibahas tentang Pola Grafik Analisa Teknikal secara lengkap dengan bahasa yang mudah dipahami.


1. Symmetrical Triangles
Segitiga simetris dibentuk dengan adanya high yang semakin merendah dan low yang semakin meninggi , penyebabnya adalah jumlah permintaan dan penawaran seimbang ditambah adanya sebuah kebingungan , sehingga perlahan lahan beberapa trader keluar dari pasar .Dan ini menyebabkan volume perdangangan mengecil sehingga market semakin mendatar .
Pada suatu saat kebingungan yang menjadi keraguan itu berubah menjadi tekad besar yang bisa meledak . Karena sebelum terjadi segitiga simetris ini didahului oleh sebuah trend , maka biasanya yang meledakkan segitiga simetris ini adalah para trader yang sebelumnya mendominasi. Sehingga arah selanjutnya setelah terbentuk segitiga simetris ini mengikuti arah trend yang sebelumnya terjadi .

Cara pemanfaatan segitiga simetris dalam trading adalah : Buka posisi ketika market menembus keluar segitiga dan pada saat volume membesar .
2. Ascending Triangles
Ascending triangle ditandai dengan puncak yang hampir mendatar dan low yang semakin meninggi . Ini menunjukan adanya percobaan  untuk menembus sebuah garis resistance secara berulang . Percobaan menembus resistance secara berulang ini menunjukan adanya antusias yang tinggi agar harga bisa bergerak lebih tinggi lagi , dan ternyata keyakinan bahwa harga akan lebih tinggi juga dilihat oleh trader yang belum masuk market , sehingga ketika ada trader yang masuk market semakin besarlah tenaga untuk menembus garis resistance itu, hingga suatu saat garis itu tertembus.

Pemanfaatan dalam trading adalah : Buka posisi Buy ketika segitiga bagian atas berhasil ditembus .
3. Descending Triangles
Kejadian descending triangle ini mirip dengan ascending triangle , Namun arah antusias para trader kebawah , sehingga menimbulkan high yang semakin merendah . Ketika garis segitiga bawah ditembus, market akan semakin menurun .

Pemanfaatan dalam trading adalah : Buka posisi Sell ketika garis segitiga bawah ditembus market .
4. Head and Shoulders
Head and shoulders  ini menunjukan sebuah pelemahan trend. Misalnya pada trend Naik , Dimana setelah terjadi puncak head, normalnya  market melakukan koreksi hanya sampai pada level puncak left shoulder. Namun yang terjadi adalah market koreksi terlalu dalam sampai hampir sejajar dengan koreksi sebelumnya ini menunjukan mulai adanya tenaga untuk menurun . Selanjutnya market diangkat lagi naik karena sebagian trader mengira market belum pantas untuk turun . Namun ternyata usaha menaikan market itu gagal melebihi high sebelumnya , bahkan dibalik arahkan lagi lebih dalam menembus support sebelumnya . Dengan adanya support yang tertembus ini sebenarnya sudah memberi signal bahwa arah market akan menurun, namun biasanya market melakukan ujicoba dengan bertolak pada garis neckline untuk memastikan bahwa market akan benar benar menurun . Jika market tidakbisa menembus necline , maka arah selanjutnya turun sedalam jarak antara Head dan Shoulder .

Pemanfaatan dalam trading : Buka posisi sell ketika market memantul kebawah dari neckline , dengan target profit sejauh jarak antara Head dan Shoulder .
5. Wedges
Wedge atau dalam bahasa indonesia disebut Baji , adalah pola yang sebenarnya menunjukan koreksi dan atau konvergen . Bentuknya mirip segitiga simetris , namun memiliki arah yaitu naik atau turun.
Baji Turun atau Falling Wedges ditandai dengan high yang merendah dan low yang merendah .
Baji Naik atau Rising Wedges ditandai dengan high yang meninggi dan low yang meninggi .
Falling wedges yang terjadi pada trend naik menunjukan koreksi , arah selanjutnya naik .
Falling wedges yang terjadi pada trend turun menunjukan konvergen , arah selanjutnya naik .
Rising wedges yang pada trend naik menunjukan konvergen , arah selanjutnya turun .
Rising wedges yang terjadi pada trend turun menunjukan koreksi , arah selanjutnya turun.

Pemanfaatan dalam trading : Buka posisi ketika market berhasil menembus wedges , arahnya sesuai dengan kriteria di atas .
6. Flags and Pennants
Flags and Pennants atau dalam bahasa indonesia nya disebut dengan Bendera dan Panji ini biasanya terjadi setelah terjadi pergerakan panjang .  Flags and Pennants ini bisa dikatakan sebagai sebuah koreksi kecil atau masa mencari pijakan untuk bergerak lebih tinggi lagi .
Setelah terjadi Flags and Pennants , arah market biasanya sesuai dengan pergerakan panjang sebelumnya . Sebagai bentuk penerusan trend . Sehingga pola Flags and Pennants ini dikatakan sebagai pola continuation.
Perlu diperhatikan bahwa , sebuah bendera itu berkibar diatas sebuah tongkat . Dalam trading yang disebut tongkat itu adalah pergerakan panjang sebelum terjadi flag atau pennant . Dan biasanya setelah terjadi flag atau pennant , market akan bergerak kembali sejauh panjang tongkat .

Pemanfaatan dalam trading : Open posisi searah dengan trend sebelumnya ketika flag atau pennant berhasil ditembus.
7. Rectangels
Rectangels atau persegi panjang , disebut sebagai pola kelanjutan . Cara pemanfaatannya adalah Opn Posisi ketika market break out atau menembus batas atas atau batas bawah disertai volume yang besar .


Margin Call


 ” Jika modal anda 1.000 , lalu anda bisnis dan ternyata hasilnya saat ini rugi 999 . Jika dibiarkan ada kemungkinan bisnis anda rugi sampai 1.200. Pertanyaannya siapa yang mau menanggung kerugian 200 jika bisnis anda dibiarkan terus, padahal modal anda hanya 1.000 ? jawabnya TIDAK ADA yang mau menanggung kerugian itu. Oleh karena itu bisnis anda harus ditutup secara paksa agar yang rugi hanya anda sebesar modal anda yaitu 1.000 “
” Broker forex akan menutup paksa transaksi yang anda lakukan jika kerugiannya hampir sama sebesar modal anda agar broker tidak menanggung kerugian akibat transaksi anda. Itulah yang disebut Margin call”
Margin Call
Margin call berarti likuidasi secara “paksa” yang dilakukan oleh broker karena account anda tak memiliki dana yang cukup untuk mengcover/menutupi posisi anda yang merugi.

Dasar untuk menentukan Margin Call biasanya ada 2 yaitu :
I.  Margin Level
Sistem margin level digunakan pada platform MetaTrader.
Misalnya broker menentukan Margin Call terjadi jika Margin Level 5%  , maka ketika Equity =  5% “Margin yang digunakan”    , margin call akan terjadi. Sehingga satu per satu posisi yang terbuka akan ditutup otomatis oleh broker hingga dana trader cukup untuk mengcover loss .
Rumus perhitungan margin level adalah :
Margin Level = Equity / Margin yang digunakan
Equity merupakan Balance anda setelah ditambah/dikurangi profit & loss berjalan .
Pada platform MetaTrader, seorang trader tak perlu menghitung Margin Level secara manual, karena bila ada open posisi otomatis Margin Level akan nampak pada Tab “Trade” dalam satuan persen (%). Yang perlu trader lakukan adalah menjaga agar Margin Level tidak mendekati batas Margin Call broker. (misalnya 5%)

II.  Modal awal – Margin – Loss = 0
Ada juga broker yang menentukan margin call bila Modal awal – Margin yang digunakan – Loss total = 0. Artinya akan terjadi margin call jika free margin anda benar – benar habis.
Misalnya : Anda deposit modal sebesar $500. Jika anda membuka 1 posisi trading GBP/USD sebesar 1 lot (100.000) dengan leverage 1:500 membutuhkan margin sebesar $200. Maka modal yang ditahan sementara sebagai jaminan (margin) untuk membuka 1 lot gbp/usd adalah $200.
Jadi sisa margin anda tersebut untuk menahan loss adalah : $500 – $200 = $300
Jika arah market berlawanan dengan prediksi anda , dan floating loss (rugi) anda mencapai $300 maka tak ada margin / dana tersisa untuk menahan loss, sehingga satu per satu posisi anda akan ditutup otomatis oleh broker. Kemudian margin $200 yang dilock sementara sebagai jaminan untuk open 1 posisi GBP/USD tersebut, akan kembali masuk ke account anda setelah posisi anda di close . Sehingga margin anda tersisa $200 saja .
forex logo (77)Dengan mengetahui tentang margin call ini saya harap sebelum melakukan transaksi anda sudah memperhitungkan berapa banyak yang akan ditransaksikan , dan berapa kerugian yang bisa tanggung , sehingga tidak sampai terjadi margin call.

Teknik CSR100

Teknik CSR100 artinya adalah teknik "Classical Support & Resistance" dengan Target Profit se-kurang2nya
100 PIPS. Teknik ini berdasar sepenuhnya pada dua asas penting:
i) "Support n Resistance"
ii) "Trade with the Trend".

Teknik ini murni berdasarkan pada pergerakan harga, garis support dan resistance. Tanpa Indicators (pada teknik asli CSR100 Tanpa menggunakan  Indicator sama sekali, tapi anda TIDAK dilarang untuk mengembangkan teknik ini
dengan menambah indikator, sehingga anda menemukan "HOLY GRAIL" anda sendiri).
Adalah penting untuk membuat chart se-simple mungkin. Oleh karena itu penggunaan INDICATORS tidak disarankan (jika memakai, sebisa mungkin minim indikator). CSR100 IS A KISS METHOD - Keep it Simple n Smart.




TREND TRADING

Tren perdagangan adalah metodologi perdagangan sederhana.

Trend adalah teman Anda, Anda telah mendengar satu juta kali sebelum dan coba tebak? sebenarnya. Saya hanya perdagangan dalam arah tren jangka waktu yang relatif lebih rendah menggunakan trend jangka waktu untuk masuk ke dalam perdagangan dan jangka waktu yang lebih tinggi untuk konfirmasi siklus atau bergelombang.

Uptrend terbentuk ketika harga membuat higher highs dan higher lows.
Downtrend terbentuk ketika harga membuat nilai tertinggi dan terendah lebih rendah.
Selama tren kita mencari retracement untuk masuk ke dalam tren.
Gunakan area sebelum dukungan sebagai daerah target dalam downtrend.
Gunakan area sebelum perlawanan sebagai area target dalam uptrend.
Selalu gunakan stop loss dan tempat saya berhenti di tempat yang logis seperti yang ditentukan oleh pergerakan harga.

DUKUNGAN DAN TAHANAN

Resistance adalah area di mana sebelumnya penjual
di luar jumlah pembeli.
Dukungan adalah area di mana sebelumnya pembeli
diluar jumlah penjual.
Gunakan sisi kanan grafik untuk melihat tren dan sisi kiri untuk melihat support dan resistance.
Perlawanan ditemukan di mana harga sebelumnya membuat tertinggi baru kemudian mundur untuk membuat rendah baru, lebih rendah dari rendah sebelumnya.
Dukungan ditemukan di mana harga sebelumnya membuat rendah baru kemudian naik untuk tinggi baru, lebih tinggi dari tinggi terakhir.

ANALISIS MELALUI
PUNCAK DAN PALUNG

Jelas terlihat  jika Anda membuka grafik dari setiap instrumen yang dapat diperdagangkan bahwa harga tidak bergerak dalam garis lurus, tetapi bergerak dalam apa yang kita sebut puncak dan palung bergerak baik atas bawah atau menyamping
Puncak dan palung membantu saya untuk melihat apakah pasar sedang dalam tren atau range atau pembalikan
arah dan juga untuk menemukan area support dan resistance.

GELOMBANG DALAM GELOMBANG

Sebuah fraktal adalah "bentuk geometris kasar atau terfragmentasi yang dapat dibagi menjadi beberapa bagian, yang masing-masing (
kurang lebih) salinan mengurangi ukuran dari keseluruhan, properti yang disebut kesamaan diri.

Identifikasi awal dari sebuah gelombang baru ini akan menjadi seluruh bagian, kemudian menggunakan
Time Frame yang lebih rendah untuk mengidentifikasi gelombang fraktal yang ada dalam seluruh gelombang fraktal ini memungkinkan untuk mengidentifikasi tren bergerak ke arah rentang waktu yang lebih tinggi atau seluruh gelombang dan juga untuk melihat fraktal yang ada di kerangka waktu yang lebih rendah untuk melihat tren terbentuk dari retracement untuk masuk kembali menjadi tren.

Kuncinya adalah metode yang saya gunakan  jelas
untuk mendefinisikan tren, retracements, dukungan dan puncak resistensi, dan palung dan gelombang fraktal secara visual dengan tidak ada ambiguitas di berbagai kerangka waktu dan instrumen perdagangan termasuk Intermarket









PA = PRICE ACTION -------> CARA UNTUK MENGENAL PASTI TREND SAAT INI = THE BEST LEADING INDICATOR

1. UPTREND-----> a series of rising peaks and troughs (L, H, HL, HH dan seterusnya, bahasa mudahnya TREND NAIK)
L - Low, H - High, HL - Higher Low, HH - Higher High
PA UPTREND = L, H, HL, HH, HL, HH & so on
ACTION -------> UPTREND = BUY SAJA (Tidak disarankan untuk sell, kecuali sudah benar2 master, jadi bisa ambil pips dari retracement. Tapi tidak disarankan untuk newbie)

2. DOWNTREND-----> a series of descending peaks and troughs (H, L, LH, LL dan seterusnya, bahasa mudahnya TREND MENURUN)
H - High, L - Low, LH -Lower High, LL - Lower Low
PA DOWNTREND = H, L, LH, LL, LH, LL & so on
ACTION ------> DOWNTREND = SELL SAJA(Tidak disarankan untuk buy, kecuali suda benar2 master, jadibisa ambil pips dari retracement. Tapi tidak disarankan untuk newbie)

Market Order


 ” Ada 2 jenis transaksi (order) , pertama transaksi dengan harga saat ini yang disebut dengan market order. Kedua, transaksi dengan harga sesuai keinginan anda sehingga tidak langsung terjadi transaksi. Oleh karenanya disebut pending order”
Market Order
Market order pada intinya anda melakukan transaksi pada harga yang berlaku saat itu. Untuk Buy berarti membeli harga “ask” yang berlaku pada saat itu juga, atau untuk Sell berarti menjual pada harga “bid” yang berlaku pada saat itu juga
Misalnya  harga EUR/USD pada saat itu menunjukkan 1.2934/1.2938.
Ini berarti jika anda pada saat itu mau melakukan transaksi secara market order ,  maka jika anda melakukan Buy , harga EUR/USD yang anda dapat dari broker adalah 1.2938 . Dan jika anda melakukan Sell , maka harga EUR/USD yang ditawarkan broker adalah 1.2934 .

Pending Order 
Pending order adalah order otomatis untuk membuka posisi Buy or Sell jika harga yang anda order tercapai. Bila harga yang anda order belum tercapai, maka pending order masih akan aktif dan akan menunggu hingga harga yang anda order tersentuh. Pending order dapat dibagi menjadi 2 yaitu Pending Order Stop dan Pending Order Limit.
Bila anda memprediksi bahwa market akan bergerak lebih tinggi jika menembus suatu batasan harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Buy pada saat market menyentuh batasan itu , gunakan Stop Order Buy.
Stop Order Buy
Bila anda memprediksi bahwa market akan bergerak terus turun kebawah jika menembus suatu batasan harga tertentu yang lebih rendah dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Sell pada saat market menyentuh batasan itu ,  gunakan Stop Order Sell.
Stop Order Selll
Bila anda memprediksi bahwa market akan memantul ke atas jika menyentuh suatu batasan harga tertentu yang lebih rendah dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Buy pada saat market menyentuh batasan itu , gunakan Limit Order Buy.
limit order buy
Bila anda memprediksi bahwa market akan balik arah ke bawah jika menyentuh suatu batasan harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang , dan anda ingin membuka posisi Sell pada saat market menyentuh batasan itu , gunakan Limit Order Sell.
limit order sell


Masa aktif Pending Order
Walaupun kita memprediksi arah market dan telah membuat pending order, adakalanya kondisi market itu berubah tidak sesuai dengan prediksi kita. Jika pending order itu di eksekusi , padahal kondisi marketnya sudah berubah, hal ini bisa menimbulkan kerugian . Oleh karena itu kita perlu mengatur sampai kapan pending order kita aktif. Beberapa pilihan untuk men setting pending order kita :
GTC (Good Till Cancelled)
Good Till Cancelled berarti pending order akan tetap aktif tanpa ada batas waktu, sampai kita  melakukan cancel secara manual. GTC merupakan default dari Pending Order
GTD (Good Till Date)
Good Till Date berarti pending order akan tetap aktif hingga batas waktu yang kita setting
OCO (Order Cancels Other)
Order Cancels Other berarti kita mengorder 2 pending order sekaligus. Jika salah satu pending order tersentuh, maka otomatis order lainnya akan dibatalkan.
Dengan memahami market order dan pending order ini , saya harap anda menjadi paham bahwa kita tidak perlu selalu didepan komputer untuk mengamati gerakan market dan bertransaksi. Kita bisa bertransaksi pada suatu level harga yang kita inginkan tanpa kita harus hadir ketika harga menyentuh level itu , dengan cara membuat pending order . 
Dengan demikian trading forex menjadi mudah karena kita tidak perlu sabar menunggu gerakan market .